Popular Post

Archive for 2019

KKN 59 UTM Adakan Survei dan Pendataan Untuk Pembuatan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Desa Buluk Agung,Klampis

By : KKN 59 UTM 2019

KKN 59 UTM Adakan Survei dan Pendataan Untuk Pembuatan  Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Desa Buluk Agung,Klampis


Foto Keterangan: Foto bersama dengan Sekertaris Desa
Sumber Foto: Billy

                  

   Kuliah Kerja Nyata Tematik Mandiri kelompok 59 (KKN 59) dari Universitas Trunojoyo Madura adakan program Kartu Indonesia Sehat atau disingkat KIS (Sabtu,13 Juli 2019), program ini bekerja sama dengan kepala desa Buluk Agung (Abah Talhesul Murot), Perangkat Desa dan Puskesmas Klampis. Proses pendataan dan survey ini berlangsung selama 3 hari di beberapa dusun di Desa Buluk Agung. Teman teman KKN 59 dibagi beberapa kelompok untuk mensurvei beberapa dusun yang ada di Desa Buluk Agung,dalam pembagian kelompok tentunya didampingi oleh perangkat desa dan tentunya di setiap kelompok harus ada yang bisa bahasa Madura,karena di Desa Buluk Agung sendiri beberapa penduduknya minim dengan bahasa Indonesia dan murni menggunakan bahasa Madura. 

  “KIS itu bagi masyarakat Buluk Agung sangat membantu karena pertama meringankan biaya untuk pembiayaan kesehatan, karena KIS itu rata rata gratis dan juga membantu perekonomian Desa Buluk Agung,Sehingga kesehatan mereka bisa terjamin”,ujar H Sulton selaku Operator Desa Buluk Agung. 

   Sebenarnya Kartu Indonesia Sehat di Desa Buluk Agung sudah diadakan oleh kepala desa sebelumnya,karena yang sekarang kepala desanya baru dan masyarakat mayoritas sudah mendapatkan Kartu Indonesia Sehat tersebut ,namun kita berupaya untuk melakukan pendataan dan survei ulang, barangkali ada penduduk yang belum mendapatkan kartu tersebut,disamping itu setelah disurvei memang benar beberapa penduduk ada yang belum mendapatkan kartu Indonesia sehat. 

   Menurut Abah Talhesul Murot selaku Kepala Desa Buluk Agung,”KIS ini sangat berguna nantinya, tentunya selain pendidikan yang menjadi komponen penting dalam kehidupan,tentunya yang paling penting adalah kesehatan,karena memang kesehatan itu nomer satu. Seandainya KIS ini bisa merata maka penduduk akan lebih mudah dan terbantu untuk mengatasi kondisi warga yang kurang mampu. Pendataan tersebut aslinya dilakukan dari Dinas Sosial dan yang terakhir datanya dari tahun 2010, banyak yang terdata dalam data tersebut namun ada yang warga yang ke Luar Negeri,meninggal,ada juga yang merantau. Satu desa biasanya yang mendapat KIS hanya dijatahkan beberapa ratus saja,jadi tidak semua mendapat kartu KIS secara menyeluruh. Sebenarnya banyak warga membutuhkan kartu ini. Kita dari desa tidak bisa mengajukan pendataan secara menyeluruh karena pendataan ini langsung dari Dinas Sosial. Dengan kedatangan dan bekerja sama dengan teman KKN 59 proses pendataan terasa lebih mudah,sebelumnya saya sempat bertemu dengan dinas sosial dan kesehatan,jadi untuk sementara kades mendata hal yang dibutuhkan/layak untuk dapat kartu KIS nanti bisa diajukan ke dinas sosial dan kesehatan,nantinya akan di setujui dan nanti bisa menambah kuota pendaftar kartu KIS. Andai saja tidak dibantu KKN 59 agak susah mungkin untuk pendataan, karena memang data harus rapi dan teliti,untungnya teman teman KKN 59 mengerti terkait administrasi,jadi mudah sekali melakukan pendataan terkait kartu KIS tersebut. Intinya saya terbantu dan berterima kasih ke kelompok KKN 59 karena sudah turut membantu melakukan survey dan pendataan terkait KIS”. 

   Syarat pembuatan Kartu Indonesia sehat ini mudah yakni dengan menyetorkan Foto copy KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan KK (Kartu Keluarga), setelah itu selebihnya akan di urus oleh teman teman KKN 59 dan perangkat desa.setelah melakukan survei dan pendataan,data di storkan ke kepala Desa Buluk Agung. Dengan adanya program KIS ini nantinya bisa memberikan jaminan kesehatan kepada penduduk desa buluk agung untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis terutama penduduk yang kurang mampu.

Produk Unggulan Desa Buluk Agung

By : KKN 59 UTM 2019


Tepat pada hari Minggu (21/7/2019) di Desa Buluk  Agung,Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan,KKN Tematik Mandiri Kelompok 59 Universitas Trunojoyo Madura mengadakan program kerja unggulan yang berjudul "Pelatihan Pengembangan produk Unggulan KKN 59". Pelatihan dan pengembangkan disini dikemas menjadi Demo Masak, adanya Demo Masak ini guna untuk menarik perhatian warga dan agar lebih dekat dengan warga khususnya ibu ibu di Desa Buluk Agung. Beberapa menit sebelum kegiatan berlangsung,ternyata lumayan banyak ibu ibu Desa Buluk Agung yang antusias hadir dan ingin belajar dalam demo masak yang dilaksanakan oleh KKN 59. Demo masak dalam kegiatan ini yakni membuat produk Cake/Kue Jagung dan Jaglor (Jagung Telur). 

Cake Jagung adalah kue yang terbuat dari bahan dasar Jagung. Kue ini mirip dengan brownies namun cara membuatnya lebih sederhana dan mudah,namun membutuhkan waktu yang lumayan agak lama sekitar 40 menit. Bahan-bahannya juga mudah untuk didapatkan,terutama di Desa Buluk Agung. sendiri,karena mayoritas di desa ini adalah petani jagung atau penghasil jagung,sehingga mudah sekali untuk mendapatkan bahan dasar jagung. Tentunya Cake Jagung ini dapat dihidangkan sebagai kue ulang tahun,kue pada saat lebaran dan event event lainnya. 

Jaglor (Jagung telur) merupakan singkatan dari Jagung dan Telur,makanan ini berbahan dasar jagung yang dipadukan dengan telur. Membuat Jaglor tidak membutuhkan waktu yang lama dan metode memasaknya lebih mudah dari pada cake jagung, memang sama sama dari bahan dasar jagung namun Jaglor lebih sederhana. Makanan ini bisa dijual dan dijadikan usaha yang menguntungkan bagi warga di Desa Buluk Agung. 

Dengan adanya Demo masak terkait produk unggulan ini, nantinya bisa membuat warga Desa Buluk Agung tertarik untuk menerapkan dan bisa menjual belikan produk tersebut,serta juga nantinya kedua produk ini bisa menjadi ciri khas dari Desa Buluk Agung sendiri.



Bersih-Bersih Desa

By : KKN 59 UTM 2019

 Bersih-Bersih Desa

(Pendopo Desa)



   Kerja Bakti adalah salah satu wujud kehidupan bertetangga. Ini dilakukan oleh Lingkungan tetetangga tertentu, misalnya RT atau RW. Banyak kemuliaan diperoleh dari kehdupan bertetangga, termasuk melalui kerja bakti ini. Kebersihan lingkungan sangat penting, terutama untuk lingkungan desa yang mayoritas masih banyak pepohonan dan tumbuhan .Hal tersebut jika tidak diperhatikan akan menimbulkan sampah yang banyak dan akan menimbulkan ketidak nyamanan untuk bertempat tinggal. Kerja Bakti bisa Menjalin Silaturahmi,mungkin saja antar tetangga tidak tersedia waktu cukup bertemu. Kesibukan kerja membuat silaturahmi tidak berjalan. Maka dari itu anggota KKN ( Kuliah kerja Nyata ) kami berinisiatif memberikan dorongan ke warga untuk menjalankan hal positif tersebut 

  Pada tanggal 20 Juli 2019 tepatnya jam 15.00 kami dengan warga melakukan kerja bakti membersihkan desa sekitar yang terlihat kumuh atau tidak pantas dilihat oleh mata manusia, Salah satunya membersihkan Pendopo Desa atau sering disebut Balai desa Bulukangung, Kec Klampis Kabupaten Bangkalan Madura karena pendopo tersebut terhalangi oleh tumbuhan yang rimbun tetapi juga pendopo Desa Bulukagung belum jadi sepenuhnya dan juga Daerah sekitar pendopo desa seperti Jalan menuju pemakaman warga dusun sondang dan dusun keramat yang terhalangi oleh rerumputan yang lebat. 

    Warga sangat berinisiatif mengkuti Kerja bakti tersebut baik dari kalangan Orang tua, Remaja Atau Karang tua bahkan Anak kecil mengkuti kegiatan tersebut, Selain Warga Kepala desa Atau Klebun Desa Bulukagung Juga megkuti kegiatan tersebut, dengan membawa alat kebersihan Lingkungan Seperti Golok, Clurit, Bendo, Cangkul, Sapu dan Alat kebersihan lainnya ,selain Bersilaturahmi bisa Me-Refreshing. Kesibukan kerja membuat kehidupan seseorang monoton mengurusi Lingkungan kerja. Kerja bakti adalah suasana santai, tanpa tuntutan tertentu. Ini adalah kehdupan sosial yang lain, benar-benar untuk mewujudkan kehidupan bertentangga. Kerja bakti perlu diberikan prioritas ,agar orang memiliki variasi lingkungan. Kerja Bakti adalah Refesing yang murah meriah. Pikiran akan menjadi sehat, karena melepaskan dari brbagai kehidupan rutin, atau tekanan kehidupan.

Lahan Kering dan iklim Panas Menjadi kendala Bagi Penduduk Desa Buluk Agung Untuk Menanam Beberapa Jenis Tanaman

By : KKN 59 UTM 2019

Lahan Kering dan Iklim Panas Menjadi Kendala Bagi Penduduk Desa Buluk Agung Untuk Menanam Beberapa Jenis Tanaman


Penulis: Febrian Ihsyanul Amrullah


 Foto Keterangan: Desa Buluk Agung/2019



Desa Buluk Agung terletak di Kec Klampis,Kab Bangkalan. Desa Buluk Agung Mempunyai beberapa lahan yang terbilang cukup luas dan banyak lahan kosong yang tidak terpakai, dikarenakan lahan atau tanah disini terbilang cukup kering dan juga tentunya beriklim panas,salah satu sektor yang menjadi kendala tentunya di sektor pertanian,sehingga susah sekali  ditanami beberapa jenis tanaman,beberapa penduduk disini mencocokan diri untuk menanam jagung,kacang dan cabai,karena tumbuhan tersebut cocok didaerah kering dan panas. Jika dilihat di manapun di setiap sisi desa ini atau secara langsung di desa ini kebanyakan memang menanam ke 3 tumbuhan tersebut. Dalam hal profesi juga yang menjadi alasan kenapa penduduk disini tidak sepenuhnya berprofesi petani ,memang penduduk Desa Buluk Agung mayoritas berprofesi sebagai kuli bangunan,dikarenakan beberapa kendala di sektor pertanian yang susah dijangkau, dan akhirnya penduduk disini memutuskan untuk jadi kuli bangunan. 

Sebenarnya di desa ini sendiri mempunyai banyak pepohonan rindang yang tumbuh disekitar dan penduduk juga suka menanam tanaman; tanaman hias maupun tanaman sesuai kondisi tanah di sekitar rumahnya, ini memang menjadi bukti dasar bahwasanya penduduk disini masih suka dan sadar akan penghijauan. Didukung dengan lingkungan dan penduduk yang sadar akan penghijauan, andai kata sektor pertanian dikembangkan lebih dan dapat dilirik oleh pemerintah, mungkin sektor pertanian di desa buluk agung bisa berkembang lebih pesat.

Budaya Islami dan Nilai Kesopanan yang Melekat Pada Penduduk Desa Buluk Agung

By : KKN 59 UTM 2019

Budaya Islami dan Nilai Kesopanan yang Melekat Pada Penduduk Desa Buluk Agung

Penulis: Febrian Ihsyanul Amrullah

Foto Keterangan: Depan Masjid Dusun Sondang,Desa Buluk Agung

              Desa Buluk Agung terletak di Kecamatan Klampis,Kabupaten Bangkalan. Desa Buluk Agung mempunyai budaya yang berbeda dengan desa-desa pada umumnya, mayoritas masyarakat Desa Buluk Agung berprofesi sebagai seorang kuli bangunan namun ada juga sebagai nelayan,petani dan pengrajin. Desa Buluk Agung  mempunyai ciri khas yakni memeggang Budaya islam yang kental dan memeggang budaya kesopanan yang tinggi.

Masyarakat Desa Buluk Agung melakukan sapaan dengan tradisi khas mereka sendiri, seperti halnya masyarakat jawa  lakukan yakni dengan klakson kendaraan,setiap bertemu dengan masyarakat disini saling menyapa dengan menggunakan klakson kendaraan dan juga terkadang ada yang menundukan kepala,mengucapkan salam ketika bertemu, inilah yang membuat budaya sopan didesa ini sangat kental dan jarang dimiliki didesa desa manapun pada umumnya. Memang hal tersebut perlu bagi masyarakat untuk menumbuhkan rasa dan sikap sopan terhadap dirinya sendiri dan lingkungannya, agar tercipta keharmonisan satu sama lain. Bercermin di era sekarang jarang masyarakat yang mengimplementasi nilai nilai kesopanan dan mereka lebih mengutamakan apa yang menjadi kepentingan mereka masing masing, seharusnya masyarakat harus bisa respon terhadap apa yang ada disekitarnya dan kritis untuk membangun masyarakat yang lebih beretika,dewasa dan harmonis dan salah satunya mengimplementasikan rasa dan sikap sopan.

Selain didasari dengan budaya sopan oleh masyarakat Desa Buluk Agung, tentunya faktor utama yang mengubah dan memunculkan nilai kesopanan adalah agama yang mereka anut. Islam mengajarkan untuk tidak menyakiti sesama muslim maupun non muslim dan saling menghargai satu sama lain,sehingga masyarakat Buluk Agung sedikit demi sedikit menumbuhkan rasa dan sikap untuk menghargai satu sama lain dan direflesikan dengan nilai kesopanan tersebut.

Masyarakat Desa Buluk Agung mayoritas menganut agama islam,sehingga di Desa Buluk Agung banyak sekolahan atau instansi pendidikan yang berbasis Islami. Agama menjadi pondasi yang besar di desa ini, hingga kebanyakan masyarakatnya tidak lepas dari budaya islam yang mereka lakukan disetiap harinya,mengaji salah satu contohnya menjadi rutinitas masyarakat Desa Buluk Agung, setiap sehabis maghrib sampai menjelang azan Isyak masyarakat Buluk Agung  selalu mengadakan mengaji bersama,ini membuktikan kentalnya nilai islami pada desa ini dengan mengadakan suatu agenda rutin yang positif bagi kaum anak anak sampai dewasa bahkan tua, membuktikan agar masyarakat di desa ini selalu ingat dengan penciptan-Nya. Kesederhanaan, Nilai islami  dan Kesopanan membuat desa ini terlihat nyaman untuk dirasa dan dilihat.

Pemberangkatan & Perizinan Kepada Kepala Desa Bersama DPL

By : KKN 59 UTM 2019
Pada hari Senin kami dari kelompok KKN 59 melakukan pemberangkatan ke daerah yang akan menjadi tempat untuk mengasah dan mengabdi selama 26 hari penuh yang dimana kelompok KKN 59 ini memiliki program-program yang akan dilaksanakan sebagai berikut.
1. Program mengenai produk unggulan pembuatan cake jagung
2. Sosialisasi pentingnya peranan karang taruna
3. Pelatihan pemasaran produk melalui media sosial kepada pihak PKK
4. Sosialisasi bersama puskesmas dengan tema pentingnya posyandu kepada masyarakat setempat
5. Bersih-bersih desa

Pada hari pertama ini kelompok 59 dengan ditemani DPL menyampaikan program-program yang akan dilaksanakan selama 26 hari sekaligus meminta izin kepada kepala desa didesa Bulukagung kecamatan Klampis.

- Copyright © Desa Buluk Agung Kec Klampis - KKN 24 Buluk Agung - Powered by Blogger - Designed by KKN 24 -