Popular Post

Archive for Januari 2018

Pemanfaatan Desa Penghasil Bambu

By : Unknown
Mendapat karunia yang begitu besar dengan adanya banyak lahan bamboo yang ada di desa penuh pesona uluk Agung namanya. Tanah luas penuh bamboo menghiasi hampir seluruh desa Buluk Agung,
Saat ditemui di rumahnya dan berkeliling bersama. Abah Sulton selaku tokoh dan perangkat desa yang cukup berpengaruh disini. Hari Sabtu, (3/01/2018) kami mahasiswa UTM yang menjalankan program kerja pengabdian di desa ini ingin berkeliling di desa ini untuk melihat potensi desa yang paling idah disini pendeng namanya, tempat ikan pindang mentah yang diproduksi disini “kualitas juara pastinya” kata Abah Sulton.
Abah Slton juga menyebutkn bahwa desa ini hampir ibu-ibu PKK seluruh desa Buluk Agung ini memproduksi rendeng. Abah Sulton juga mengajak kami sedikit berjalan-jalan mengintari desa dan ternyata begitu banyak tempat ikan rendeng itu.

Kepala desa bapa Thalhesul Murot juga menambahkan bahwa di desa ini kekayaan bambunya cukup melimpah. Bamboo yang tebal batangnya sehingga mantap dan kuat apabila dijadikan rendeng.

Remaja Islam dengan Pergaulan Agamis

By : Unknown
Madura yang dikenal dengan penduduk bermayoritas Islami dan banyak membudayakan sarung dan kopyah sebagai pakaian sehari-hari. Tak terkecuali di desa bUluk Agung ini yang terletak di kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan.
Saat kami mahasiwa Trunojoyo Madura yang sedang melakukan KKN berbincang-bincang dengan Abah Saudi pda hari Selasa (16/01/18) mengatakan bahwa mayoritas penduduk Buluk Agung ini 99,9% adalah Islam. Abah juga menambahkan bahwa pendidikan disini juga meskipun Remajanya bersekolah di Sekoah form namun mereka juga sekolah Agama pada sore harinya.
Bahkan saya pun diajak untuk bermain sepak bola bersama mereka. Dan sangat anh tapi lucu dan menarik saat bermain sepak bola dengan mereka yang menggunakan sarung dan kopyah, saya sempat bertanya juga pada mereka “Dek, sarung sama kopyah gak dicopot?”dan Iqbal selaku keponaka pak Klebun menjawab “Sudah terbiasa mas seperti ini”.
Dan saya dan juga Fadholi juga ikut dalam permainan sepak bola itu tertawan terbahak-bahak saat ada sarung yang copot tapi masih saja sempat-sempatnya menggiring bola.
Aneh, lucu, taat ibadah, selalu mengunakan pakaian kebanggaan mereka kopyah serta sarung itulah pemuda Buluk Agung. Walaupun tren pakaian dan celana Jeans banyak, tapi mereka tetaplah pemuda lugu yang Islami. 

- Copyright © Desa Buluk Agung Kec Klampis - KKN 24 Buluk Agung - Powered by Blogger - Designed by KKN 24 -